Pilar masjid kebanggaan warga Samarinda dicoret, warga kesal

 

Nexiabet  Aksi simpatik ditunjukkan relawan siaga bencana di Samarinda, Kalimantan Timur. Tanpa menunggu aba-aba, mereka berinisiatif membersihkan pilar Masjid Baitul Muttaqien, yang dicoret tangan jahil, Minggu (3/9) sore.

Foto pilar Masjid Baitul Muttaqien yang dicoret sempat menjadi viral di media sosial komunitas Facebook 2 hari ini. Sebagian besar warga mengecam dan menyayangkan tangan usil mengotori masjid kebanggaan warga tidak hanya di Samarinda, melainkan di Kalimantan Timur.

“Kita tadi inisiatif bersihkan coretan-coretan di dinding pilar masjid itu. Karena memang ramai dibahas di medsos,” kata salah seorang relawan siaga bencana, Iqbal dalam perbincangan bersama duniabola99.org, Minggu (3/9) malam.

Delapan orang lengkap dengan deterjen dan penyikat dinding serta ember, berupaya keras membersihkan coretan di dinding yang memang tidak sedap dipandang mata.

“Ini masjid kebanggaan kita. Daripada ramai dibahas di facebook, lebih baik kita turun aksi nyata, membersihkannya,” ungkap Iqbal.

Relawan lainnya Rhendy mengungkapkan, aksi bersih-bersih itu, merupakan bagian dari kepedulian relawan terhadap kota Samarinda.

“Tidak, tidak ada yang menyuruh. Kita tadi sepakati aksi bersih-bersih bersama-sama. Ada yang bawa ember, sikat, dan deterjen,” sebut Rhendy.

“Yang jelas, kita lakukan ini Insya Allah ikhlas. Kalau bukan kita warga Samarinda, siapa lagi? Mudah-mudahan mereka yang tangannya usil ini, bisa sadar perbuatannya,” timpal Iqbal.

Keberadaan relawan di Samarinda ini, memang sudah banyak membantu warga yang kesusahan dan memerluan bantuan. Tidak hanya bantuan pikiran dan tenaga, donasi pun tidak jarang mereka kumpulkan untuk meringankan beban warga.

Relawan siaga bencana, juga tidak hanya hadir di bencana kebakaran, warga tenggelam, banjir, dan juga longsor, melainkan mereka kerap berpatroli di jalan hingga dini hari, untuk membantu tugas kepolisian mengantisipasi aksi kejahatan jalanan seperti jambret, copet, rampok hingga maling.

“Bagi relawan, semboyan kami itu jiwa raga untuk kemanusiaan,” tutup Iqbal.

Masjid Baitul Muttaqien, berada di areal Islamic Center Samarinda, di Jalan Slamet Riyadi. Bangunan utama memiliki luas 43.500 meter persegi, dengan lantai dasar masjid seluas 10.270 meter persegi.

Masjid Baitul Muttaqien memiliki 7 menara dengan ketinggian masing-masing 99 meter bermakna Asmaul Husna. Masjid yang berada di sekitar pinggir Sungai Mahakam yang membelah kota Samarinda itu, disebut sebagai masjid termegah dan terbesar kedua di Asia Tenggara, setelah Masjid Istiqlal di Jakarta, dengan daya tampung 45.000 jemaah.

DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR Agen Judi Online

Post Author: shindy vero99