Posting Kebencian Terhadap Islam di Medsos, Anak Kota Bangun Menyerah ke Polisi

Postingan Darwin di media sosial Facebook yang menyebarkan ujaran bernada kebencian/SARA terhadap umat Islam, Jumat (9/2/2018) menghebohkan warga net. Khawatir akan keselamatannya, pihak keluarga kemudian menyerahkan Darwin kepada pihak kepolisian, Kamis (15/2/2018).

Darwin alias Win alias Kok Hua (16), warga Jalan Perak Nomor 14, Kelurahan Kota Bangun Kecamatan, Medan Deli, diamankan personel Ditkrimsus Poldasu bekerjasama dengan Polres Pelabuhan Belawan, Kamis (15/2/2018) pagi kemarin.

Kasubdit 2 Cyber Crime Ditreskrimsus AKBP Parjoni Saragih, yang dikonfirmasi Sabtu (17/2/2018), membenarkan penangkapan itu.

Disebutkan, Darwin ditangkap dengan dugaan tindak pidana ujaran kebencian/SARA melalui media sosial akun Facebook, sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) undang-undang RI No19/2016 tentang perubahan atas undang-undang RI No11/2008 tentang ITE, AKBP Parjoni.

Menurut Parjoni, postingan itu dilakukan Darwin, Jumat (9/2/2018), sekira jam 11.00 wib. Posisi Darwin saat mengunggah postingan adalah di seputaran Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Pada postingan itu terlihat, Darwin menuliskan kata-kata yang mengandung ujaran kebencian/SARA, yaitu, “Aku sebagai orang Tionghua siap bantai orang islam kek kalian ba*i.”

Lalu di bawah kata-kata tersebut, Darwin memasang foto dirinya dengan memegang senjata tajam jenis pedang yang diarahkan ke arah kamera. Setelah postingan tersebut diunggah oleh Darwin, maka untuk seluruh pemilik akun yang ada di kontak Facebook tersangka dapat melihat postingan tersebut.

Darwin diamankan di Mapoldasu.

Tindakan Darwin itu kemudian memicu berbagai komentar yang membuat tersangka takut dan tidak nyaman. Akhirnya pihak keluarganya membawa Darwin kepada pihak Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan untuk meminta perlindungan. Selanjutnya dia diserahkan ke Subdit II Ditreskrimsus Poldasu untuk proses lebih lanjut.

“Dari penangkapan tersangka, kita mengamankan barang bukti berupa, HP warna biru, satu lembar print out screenshot akun facebook atas nama Darwin,” kata Parjoni.

Darwin sendiri, sebut Parjoni, masih dibawah umur. “Tersangka masih dibawah umur,” kata Parjoni Saragih.

Hasil pemeriksaan, Darwin melakukan itu karena merasa kesal terhadap seorang yang memakai jubah.

“Kesal terhadap orang yang menabrak tersangka dengan sepeda motor. Bukannya minta maaf, akan tetapi orang tersebut marah-marah kepada tersangka,” jelas Parjoni.

Hal tersebut membuat Darwin kesal dan membuat postingan tersebut. Ke depan, sebutnya, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak Bapas Medan terhadap tersangka akan dilakukan penitipan di PSAR Tanjung Morawa Medan.

“Tersangka saat ini tidak dilakukan penahanan, melainkan dilakukan penitipan di piket penjagaan Ditreskrimsus Poldasu, menunggu persetujuan penitipan tersangka dari pihak PSAR Tanjung Morawa,” pungkas Parjoni. (zal
)

 

DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR Agen Judi Online

Post Author: shindy vero99