Usaha budidaya madu di Jateng capai omzet Rp 6 juta per bulan

Duniabola99.org- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayahnya tengah bertumbuh pesat selama empat tahun terakhir. Menurutnya, hal itu dikarenakan adanya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), baik melalui pelatihan, pengembangan bisnis, pendampingan serta bantuan modal kerja.

Dia mencontohkan usaha budidaya dan pengolahan madu yang dikelola Kelompok Tani Gubug Lanceng bisa menghasilkan Rp 6 juta dalam sebulan. Jika usaha ini bisa dikembangkan, maka dia meyakini akan mampu mengangkat perekonomian rakyat Jawa Tengah.

“Dari 100 kotak rumah lebah setiap bulan bisa menghasilkan uang Rp 6 juta. Nah kalau kemudian dibuat produk turunannya tentu nilai ekonominya lebih tinggi, dan desa ini bisa menjadi sentra madu lanceng,” kata Ganjar di Desa Kebonrejo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Kamis (1/2).

Untuk mengembangkan usaha itu, Pemprov Jateng siap memfasilitasi pelatihan dan pendampingan, khususnya pelatihan tentang budidaya dan pengolahan madu lanceng menjadi propolis serta bantuan kredit permodalan pengembangan usaha. Hal ini supaya masyarakat mengenal dan memahami bagaimana budidaya lebah madu lanceng sebagai salah satu usaha yang memiliki potensi pasar yang besar dan ramah lingkungan.

“Kendala budidaya lebah ini pada ilmu pengetahuan pengembangan dan pengolahan produk turunan. Pemprov siap memfasilitasi. Kami siap mengundang para ahli di bidang ini untuk pendampingan pembudidaya lebah lanceng,” terangnya.

Ketua Kelompok Tani Gubug Lanceng, M Haris mengatakan kelompok tani ini dibentuk sejak November 2014 dengan jumlah anggota saat ini tercatat 29 orang. Ke depannya, Kelompok Tani Gubug Lanceng akan mendirikan taman edukasi di Kebonrejo, sehingga peternak tidak hanya memberdayakan dan menjual madu, namun juga bisa berbagi pengetahuan mengenai lanceng kepada masyarakat.

Saat ini, UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Jateng mencapai 115.751 unit, meningkat dari sebelumnya yang hanya 80.583 unit. Peningkatan UMKM tersebut, kata juga menambah tenaga kerja, dari 345.622 orang menjadi 791.767 orang.

Dari sisi aset juga meningkat dari Rp 6,81 triliun menjadi Rp 22,89 triliun. Kenaikan signifikan juga dicatatkan dari sisi omzet, yakni dari Rp 18,9 triliun menjadi Rp 43,57 triliun atau lebih dari 120 persen.

DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR DESKRIPSI GAMBAR Agen Judi Online

Post Author: shindy vero99